BeritaKepolisian

Polres Pasuruan Kota Gelar Rakor Pengamanan Praonan 2026, Libatkan Lintas Instansi Demi Kelancaran Tradisi Pesisir

Polresta Pasuruan – Polres Pasuruan Kota Polda Jatim menggelar rapat koordinasi (rakor) rencana pengamanan kegiatan Praonan tahun 2026 yang akan dilaksanakan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 27 Maret 2026 pukul 09.00 WIB, bertempat di Ruang Rupatama Sanika Satya Wadha Polres Pasuruan Kota, Jalan Gajah Mada No. 19, Pasuruan.

Rakor dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pasuruan Kota Kompol Miftaful Mbk, S.H., M.H., didampingi Kepala Bakesbangpol Kota Pasuruan. Turut hadir pejabat utama Polres Pasuruan Kota, Kepala BPBD Kota Pasuruan, Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kota Pasuruan, serta tamu undangan dari berbagai instansi terkait.

Dalam arahannya, Kompol Miftaful menyampaikan bahwa kegiatan Praonan akan dilaksanakan secara serentak pada Sabtu, 28 Maret 2026. Tradisi ini merupakan kalender kamtibmas tahunan yang digelar masyarakat pesisir pada H+7 pasca Hari Raya Idul Fitri.

Adapun lokasi pelaksanaan Praonan tersebar di sembilan titik wilayah pesisir, yakni Kelurahan Panggungrejo, Mandaran, Ngemplakrejo, Gading, Kraton, Jatirejo, Semedusari, Wates, dan Pasinan.
Untuk mendukung kelancaran dan keamanan kegiatan, akan diterjunkan personel gabungan dari berbagai instansi, di antaranya TNI, Polri, Dinas Kesehatan, Dishub, BPBD, Kominfo, KSOP Kelas IV Probolinggo wilayah kerja Pasuruan, TNI AL , UPT PPP Mayangan, serta HNSI Kota Pasuruan.

Selain melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi, Polres Pasuruan Kota juga mengerahkan sebanyak 150 personel guna memastikan pengamanan kegiatan Praonan tahun 2026 berjalan aman, lancar, dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops juga menyampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat dan panitia pelaksana, antara lain memastikan kapal yang digunakan dalam kondisi baik dalam melaut, tidak membawa penumpang melebihi kapasitas, tidak berlayar saat cuaca buruk, serta menegaskan bahwa keselamatan penumpang menjadi tanggung jawab penuh nahkoda kapal.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kota Pasuruan menekankan pentingnya mitigasi sejak dini oleh para kepala desa, khususnya dalam memberikan imbauan keamanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan agar setiap perahu dilengkapi pelampung, serta mengimbau agar balita dan anak-anak tidak ikut dalam kegiatan berlayar demi keselamatan.

Di sisi lain, Kasat Polairud Polres Pasuruan Kota AKP Edy Suseno turut menyampaikan kesiapan pengamanan dari jajaran Polairud. Ia menjelaskan bahwa kegiatan Praonan merupakan tradisi tahunan masyarakat pesisir yang telah berulang kali dilaksanakan, namun tetap memiliki potensi kerawanan.

“Pada pelaksanaan nanti, Satpolairud Polres Pasuruan Kota akan dibantu oleh personel dari Polda Jawa Timur. Kami juga telah menyiapkan sarana dan prasarana serta melakukan plotting penempatan kapal dan personel di titik-titik rawan,” jelasnya.

AKP Edy Suseno juga mengingatkan potensi kerawanan seperti penggunaan sound horeg di atas kapal, konsumsi minuman keras, hingga risiko kecelakaan laut. Ia menegaskan bahwa kapal yang digunakan merupakan kapal nelayan, bukan kapal penumpang, sehingga perlu perhatian ekstra dalam penggunaannya.

Secara umum, kegiatan Praonan merupakan agenda tahunan masyarakat pesisir di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Meski telah rutin dilaksanakan setiap tahun, seluruh pihak diimbau untuk tidak meremehkan potensi risiko yang ada.

Dengan adanya rakor ini, diharapkan seluruh stakeholder dapat bersinergi dan mempersiapkan segala sesuatunya secara matang, sehingga pelaksanaan kegiatan Praonan 2026 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *