Connect with us

Berita

Awali Tugas, Kepala BRAN Temui Wamen ATR/BPN Perkuat Sinergi Reforma Agraria

Published

on

JAKARTA — Mengawali masa tugasnya, Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN) Jenderal Polisi Prof. Dr. Dedi Prasetyo langsung melakukan langkah taktis dengan menyambangi kantor Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Jakarta, Senin (5/10/2026).

Dalam kunjungan kerja di hari pertamanya tersebut, Kepala BRAN menggelar pertemuan strategis dengan Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan.

Pertemuan ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan visi dan langkah dalam mengakselerasi program Reforma Agraria agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas.

“Hari pertama saya bertugas, saya langsung berkoordinasi dengan ATR/BPN. Kita ingin menyatukan langkah dan membangun kerja bersama agar Reforma Agraria benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Dedi Prasetyo seusai pertemuan.

Dedi juga menegaskan bahwa BRAN tidak akan berjalan sebagai lembaga yang eksklusif. Sebaliknya, lembaga baru ini diposisikan sebagai motor penggerak kolaborasi lintas sektor demi mewujudkan keadilan pertanahan.

Menurutnya, kompleksitas persoalan agraria di Indonesia menuntut adanya penanganan yang komprehensif dari hulu ke hilir.

“Semangatnya adalah bersama-sama. Reforma Agraria adalah kerja besar yang membutuhkan kolaborasi seluruh pihak. Orientasi akhirnya adalah masyarakat,” tutur Jenderal Polisi bintang empat tersebut.

Ia menjabarkan bahwa masyarakat saat ini membutuhkan tiga aspek utama terkait pertanahan yaitu Kepastian hukum atas kepemilikan tanah, Penyelesaian konflik agraria yang berkeadilan dan Pemberdayaan ekonomi agar tanah menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, Reforma Agraria tidak boleh berhenti pada penataan aset (sertifikasi), melainkan harus diikuti dengan penataan akses.

BRAN berkomitmen mendorong aspek hilirisasi melalui pendampingan usaha, penyediaan teknologi, kemitraan, pembiayaan, hingga pembukaan akses pasar bagi masyarakat penerima manfaat.
Pertemuan perdana antara BRAN dan Kementerian ATR/BPN ini juga langsung masuk ke dalam pembahasan teknis terkini. Sejumlah poin krusial yang dibahas antara lain:
• Evaluasi dan pembelajaran capaian Reforma Agraria yang selama ini berjalan di ATR/BPN.
• Strategi percepatan penyelesaian sengketa dan konflik agraria.
• Tata kelola Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Pengelolaan (HPL).
• Implementasi kebijakan One Data Agraria sebagai basis pengambilan keputusan yang akurat.
“Kita akan mendengar masyarakat dan semua pihak. Kita petakan persoalannya, kita lihat datanya, kemudian kita cari solusi terbaik. Hak masyarakat harus dilindungi dan kepentingan negara juga harus dijaga,” tegas Dedi.

Menepis kekhawatiran terkait tumpang tindih fungsi kelembagaan, Dedi memastikan kehadiran BRAN justru untuk memperkuat instansi yang sudah ada, bukan menggerus kewenangan Kementerian ATR/BPN. Fungsi administrasi pertanahan dipastikan tetap melekat penuh di bawah kendali ATR/BPN.

“Kita tidak mengambil kewenangan ATR/BPN. Kita memperkuat sinergi. Administrasi pertanahan tetap berjalan di ATR/BPN, sementara Reforma Agraria kita dorong menjadi kerja bersama lintas sektor,” jelasnya secara lugas.

Sebagai langkah taktis berikutnya, BRAN saat ini memprioritaskan penyusunan Peraturan Presiden terkait Susunan Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) lembaga, serta membentuk tim ad hoc untuk mengawal program-program mendesak di awal transisi ini.

Dedi berharap, ke depan BRAN dapat tumbuh menjadi institusi yang inklusif, transparan, berbasis data, dan responsif terhadap keluhan masyarakat di lapangan.

“BRAN bergerak dengan semangat kolaborasi. Kita ingin memastikan Reforma Agraria tidak berhenti sebagai kebijakan di atas kertas, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan nyata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Bhabinkamtibmas Tidu Sambangi Petani, Dorong Lahan Produktif Dukung Swasembada Pangan

Published

on

Polresta Pasuruan – Upaya mendukung ketahanan pangan terus dilakukan Polsek Pohjentrek melalui kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat. Bhabinkamtibmas Desa Tidu, Bripka Ega, melaksanakan sambang sekaligus monitoring kepada para petani yang mengelola lahan pertanian di Desa Tidu, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan. Selasa (6/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pendampingan Polri terhadap sektor pertanian sekaligus mendorong masyarakat agar terus mengoptimalkan lahan yang dimiliki secara produktif.

Dalam kesempatan itu, Bripka Ega berdialog dengan petani untuk mengetahui perkembangan tanaman serta kondisi lahan yang sedang dikelola.

Pendampingan secara langsung di lapangan diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara Bhabinkamtibmas dengan para petani, sekaligus memberikan motivasi agar pengelolaan lahan pertanian terus dilakukan secara konsisten sehingga dapat menghasilkan pangan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Kapolsek Pohjentrek AKP Sukresna, S.H., mengatakan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki peran penting dalam mendukung program ketahanan pangan dengan hadir dan berinteraksi langsung bersama para petani di wilayah binaannya.

“Kami terus mendorong Bhabinkamtibmas untuk aktif mendampingi para petani. Tidak hanya memantau perkembangan lahan, tetapi juga membangun komunikasi dan memberikan motivasi agar masyarakat semakin semangat mengelola sektor pertanian. Dengan lahan yang produktif, kita bersama-sama dapat mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan swasembada pangan,” ujar Kapolsek.

Melalui kegiatan sambang dan monitoring tersebut, Polsek Pohjentrek menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pemerintah mewujudkan ketahanan pangan nasional, sekaligus memperkuat kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pendampingan yang nyata di lapangan.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polripresisi
#swasembadapangan
#swassembadajagung
#polisicintapetani
#astacitapresiden

Continue Reading

Berita

Antisipasi Kriminalitas di Jalur Pantura, Polsek Rejoso Intensifkan Patroli dan Dialogis Warga

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam mengantisipasi aksi kriminalitas dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif, personel Polsek Rejoso, Polres Pasuruan Kota Polda Jatim, terus meningkatkan patroli kamtibmas di sepanjang jalur Pantura wilayah Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Selasa (6/10/2026).

Patroli dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan serta memantau aktivitas masyarakat dan pengguna jalan.

Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah terjadinya berbagai potensi gangguan keamanan, sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas maupun pengguna jalur Pantura.

Selain patroli, personel juga melaksanakan dialogis bersama masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Polsek Rejoso menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga senantiasa meningkatkan kewaspadaan, menjaga barang berharga, serta segera menghubungi kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas yang mencurigakan.

Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas, S.A.P., menyampaikan bahwa patroli dan dialogis merupakan bagian dari langkah preventif untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman.

“Kami terus meningkatkan patroli di jalur Pantura sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, dan tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan adanya hal-hal yang mencurigakan,” ujar Kapolsek.

Dengan kegiatan patroli yang dilakukan secara rutin dan dialogis bersama masyarakat, Polsek Rejoso berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mencegah potensi kriminalitas sejak dini, serta menciptakan jalur Pantura yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.

 

Continue Reading

Berita

Cegah Kriminalitas, Polsek Kraton Rutin Patroli dan Ajak Warga Bersama Jaga Kamtibmas

Published

on

Polresta Pasuruan – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Polsek Kraton Polres Pasuruan Kota Polda Jatim rutin melaksanakan patroli di wilayah Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan. Selasa (6/10/2026).

Kegiatan patroli dilakukan dengan menyambangi sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat maupun titik yang dinilai rawan terjadinya gangguan keamanan.

Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat mencegah aksi kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.

Tidak hanya melakukan pemantauan, personel Polsek Kraton juga mengedepankan pendekatan dialogis dengan masyarakat.

Polsek Kraton berdialog secara langsung dan menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga turut berperan aktif menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan, serta segera melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kapolsek Kraton AKP Mohamad Soleh menyampaikan bahwa patroli rutin dan komunikasi dengan masyarakat merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas.

“Kami terus meningkatkan patroli di wilayah Kraton sebagai upaya mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, meningkatkan kewaspadaan dan tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan adanya potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kapolsek.

Ia menambahkan, kehadiran personel di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membangun komunikasi dan kedekatan antara Polri dengan masyarakat.

Melalui patroli dan dialogis secara rutin, Polsek Kraton berkomitmen untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Kraton tetap aman, nyaman dan kondusif.

Continue Reading

Trending