Connect with us

Berita

Pererat Silaturahmi Dan Ukhuwah Islamiah, Kapolres Pasuruan Kota Hadiri Maulid Nabi Muhammad SAW di Pemkot Pasuruan

Published

on

 

Polresta Pasuruan – Nuansa religius dan kebersamaan mewarnai Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemerintah Kota Pasuruan, Rabu (9/9/2026). Momentum tersebut turut dihadiri Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya, S.I.K., S.H., M.H., sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta membangun sinergi bersama pemerintah daerah, ulama dan seluruh elemen masyarakat.

 

Kegiatan berlangsung di Gedung Grahadika Praja Pemerintah Kota Pasuruan, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Purworejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, dengan suasana khidmat yang diikuti para undangan.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Pasuruan Dr. H. Adi Wibowo, S.T.P., M.Si., Wakil Wali Kota Pasuruan H. Mokhamad Nawawi, S.Kom., Ketua DPRD Kota Pasuruan H. Mochamad Toyib, jajaran Forkopimda Kota Pasuruan, para ulama dan kyai, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum untuk mengenang keteladanan Rasulullah SAW sekaligus menggali nilai-nilai luhur yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kejujuran, kesabaran, kepedulian dan sikap saling menghormati menjadi teladan penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

Kapolres Pasuruan Kota menyampaikan bahwa nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW juga memiliki relevansi dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan mengedepankan sikap humanis, santun dan penuh kepedulian.

 

“Maulid Nabi bukan hanya momentum untuk mengenang Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita untuk meneladani akhlak beliau. Kejujuran, kesabaran, kepedulian dan sikap saling menghormati harus terus kita hadirkan dalam kehidupan, termasuk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Arief Ardiansyah Prasetya.

 

Lebih lanjut, Kapolres menilai keberadaan ulama dan tokoh masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan serta memberikan kesejukan di tengah masyarakat. Sinergi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menghadapi dinamika sosial dan menjaga kondusivitas wilayah.

 

“Kami sangat menghargai peran para ulama, kyai dan tokoh masyarakat dalam menjaga persaudaraan serta memberikan keteladanan kepada masyarakat. Polres Pasuruan Kota akan terus membuka ruang komunikasi dan memperkuat kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat,” tambahnya.

 

Peringatan Maulid Nabi tersebut juga menjadi ruang silaturahmi bagi jajaran Pemerintah Kota Pasuruan, Forkopimda, ulama, tokoh agama dan masyarakat. Kebersamaan yang terjalin diharapkan semakin memperkuat hubungan antarlembaga sekaligus menciptakan suasana kehidupan sosial yang rukun.

 

Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pelayanan yang profesional, humanis dan responsif. Sinergi bersama pemerintah daerah serta dukungan tokoh agama dan masyarakat akan terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

 

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, semangat keteladanan Rasulullah diharapkan tidak berhenti pada momentum seremonial, tetapi tumbuh menjadi nilai yang hadir dalam kehidupan sehari-hari. Dengan persaudaraan, kepedulian dan kebersamaan, Kota Pasuruan diharapkan senantiasa menjadi ruang kehidupan yang aman, damai, harmonis dan penuh keberkahan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Mojokerto Cek Kesehatan, Dukung Fisik Prima Personel Brimob Siaga Karhutla Gunung Arjuno – Welirang

Published

on

MOJOKERTO –  Polres Mojokerto menggelar pemeriksaan kesehatan berkala sekaligus membagikan bekal medis kepada personel BKO Satbrimob Polda Jatim.

Langkah ini diambil guna mendukung kesiapan fisik para personel yang bertugas mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah hukum Polres Mojokerto Polda Jatim.

Dengan melibatkan personel seksi kedokteran dan kesehatan (Sidokkes) Polres Mojokerto, kegiatan pemeriksaan kesehatan personel yang bertugas menangani Karhutla tersebut dilaksanakan di Polsek Pacet dan Polsek Trawas pada Sabtu (24/10/2026).

Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa, S.H., S.I.K., M.M melalui Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam, S.E., M.H mengatakan bahwa jaminan kesehatan ini merupakan langkah krusial dalam menyokong keberhasilan tugas di lapangan.

“Kesehatan personel adalah kunci utama keberhasilan operasi, terutama bagi mereka yang bersinggungan langsung dengan risiko kebakaran hutan dan lahan,” kata AKP Umam.

Lewat pemeriksaan dan dukungan medis ini diharapkan seluruh personel dapat bertugas secara optimal dengan tetap memprioritaskan keselamatan diri mereka sendiri.

“Melalui upaya preventif ini, kondisi kesehatan personel tetap terpantau dengan baik sehingga kesiapsiagaan dalam mengantisipasi karhutla di wilayah Mojokerto bisa berjalan maksimal,” pungkas AKP Umam.

Agenda ini menjadi wujud nyata kepedulian Polres Mojokerto Polda Jatim terhadap kondisi fisik anggota yang ditugaskan di lapangan dalam menangani Karhutla.

Mengingat tugas mengantisipasi potensi karhutla sangat menguras energi, kesiapan fisik dan stamina yang prima menjadi hal yang mutlak diperlukan.

Dalam pelaksanaannya, tim Sidokkes Polres Mojokerto melakukan pemeriksaan menyeluruh yang meliputi pengecekan tekanan darah, denyut nadi, frekuensi pernapasan, hingga fisik luar.

Tercatat sebanyak 28 personel menjalani pemeriksaan kesehatan di Polsek Pacet, sementara 27 personel lainnya diperiksa di Polsek Trawas.

Tak hanya pemeriksaan, petugas juga membagikan dukungan medis berupa obat-obatan, multivitamin, dan masker untuk menjaga daya tahan tubuh personel selama bertugas.

Aksi sigap ini dimotori oleh Brigpol Ndandung Budhi Pamungkas, S.Kep., Ners., M.M., bersama Fanny Pradana Syafi’i, S.Kep., Ners selaku perwakilan dari Sidokkes Polres Mojokerto Polda Jatim. (*)

Continue Reading

Berita

Polisi Peduli Pendidikan: Kapolres Bojonegoro Ajak Santri Al-Fatimah Jauhi Judol dan Bullying

Published

on

BOJONEGORO – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty menyambangi Pondok Pesantren Modern Al-Fatimah di Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Jumat (23/10/2026).

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Bojonegoro mengajak para santri memperkuat kedisiplinan dan menjauhi perilaku negatif yang dapat merusak masa depan.

Kedatangan Kapolres Bojonegoro beserta sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro disambut hangat oleh pengasuh ponpes, KH. Tamam Syaifuddin, beserta para pelajar dari jenjang MI Plus hingga SMA Plus Al-Fatimah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Quick Wins Kapolri untuk mendekatkan Polri dengan dunia pendidikan sekaligus membangun kesadaran hukum sejak dini.

Dalam arahannya, AKBP Yenni memberikan perhatian khusus pada keselamatan berlalu lintas dan maraknya kenakalan remaja. Ia juga mengingatkan para santri untuk tidak mengendarai motor sebelum cukup umur dan wajib menggunakan helm standar.

Lebih lanjut, ia meminta para pelajar membentengi diri dari bahaya perundungan (bullying), tawuran, narkoba, hingga perjudian daring (judi online).

“Adik-adik harus mampu menjaga diri dan memilih pergaulan yang positif. Jangan sampai tindakan yang merugikan diri sendiri dan keluarga menghambat pendidikan serta merusak masa depan,” tegas AKBP Yenni di hadapan ratusan santri.

Kepada awak media, AKBP Yenni menjelaskan bahwa kehadiran Polri di lingkungan sekolah bertujuan mendukung pembentukan karakter generasi muda.

Melalui program Polisi Peduli Pendidikan, Korps Bhayangkara ingin memposisikan diri sebagai sahabat pelajar demi terciptanya lingkungan belajar yang aman dan kondusif.

Selain memberikan edukasi hukum, Kapolres juga memotivasi para siswa untuk tekun belajar, berani bermimpi, serta aktif mengembangkan potensi diri lewat jalur formal maupun kegiatan ekstrakurikuler.

Melalui sinergi yang kuat antara kepolisian, pesantren, dan orang tua, diharapkan lahir generasi muda Bojonegoro yang berprestasi, disiplin, dan taat hukum. (*)

Continue Reading

Berita

Semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat: Polda Jatim Dirikan Posko Karhutla dan Distribusikan Air Bersih di Pasuruan

Published

on

PASURUAN – Jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) bersama Kepolisian Resor Pasuruan terus memperkuat sinergi dan aksi nyata dalam menanggulangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Tak hanya upaya pemadaman atau mencegah meluasnya api Karhutla, personel gabungan Polda Jawa Timur juga menyalurkan air bersih kepada warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan yang terdampak krisis air karena Karhutla di kawasan Gunung Arjuno-Welirang-Ringgit, Sabtu (24/10/2026).

Wilayah ini menjadi salah satu daerah yang terdampak karhutla, di mana pasokan air bersih bagi kebutuhan sehari-hari warga sempat terganggu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, Polda Jatim juga telah mendirikan Posko Karhutla di Kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R. Soerjo, Gunung Arjuno-Welirang-Ringgit.

Keberadaan personel gabungan Polda Jatim ini menegaskan keseriusan kepolisian dalam mitigasi dan penanganan karhutla secara komprehensif.

“Melalui semangat ‘Polisi Bersama Masyarakat’, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kesiapan teknis pemadaman di area hutan, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan dengan langsung membantu pemenuhan kebutuhan mendasar warga terdampak,” ujar Kombes Abast.

Di bawah terik matahari lereng Arjuno, warga Desa Jatiarjo menyambut antusias kedatangan truk tangki air bersih dari kepolisian.

Sinergi yang kuat antara Ditbinmas Polda Jatim yang melakukan pendekatan edukatif ke masyarakat, Ditsamapta Polda Jatim yang mengamankan distribusi logistik fisik, serta Bidhumas Polda Jatim yang mendokumentasikan edukasi publik, membuat penyaluran air bersih berjalan dengan tertib dan lancar hingga selesai.

Langkah responsif Polda Jatim dan jajaran ini merupakan komitmen jangka panjang kepolisian untuk selalu hadir melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, terutama di saat terjadi bencana alam seperti karhutla. (*)

Continue Reading

Trending