Connect with us

Berita

Polres Lamongan Bangun Kesadaran Hukum Pelajar Se-Kabupaten

Published

on

LAMONGAN – Guna membentengi generasi muda dari pengaruh negatif, Kepolisian Resor (Polres) Lamongan Polda Jatim bersama seluruh Polsek jajaran menggelar program Police Goes to School secara serentak pada Senin (14/9) pagi.

Dalam aksi serentak ini, Pejabat Utama (PJU) Polres Lamongan hingga para Kapolsek diterjunkan langsung menjadi pembina upacara bendera di berbagai SMA, SMK, MA, dan sekolah sederajat di seluruh wilayah Kabupaten Lamongan.

Langkah preemtif ini sengaja diambil oleh Polres Lamongan Polda Jatim sebagai strategi dalam meningkatkan kesiapsiagaan dini.

Selain itu, program ini berfokus untuk mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus menanamkan kesadaran hukum yang kuat di kalangan pelajar sejak dini agar mereka terhindar dari perilaku kriminal.

Kapolres Lamongan, AKBP Adhytiawarman Gautama Putra, Ph.D. melalui Kasihumas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd. menegaskan bahwa kehadiran institusi Polri di tengah lingkungan sekolah memegang peran krusial. Kehadiran fisik ini diharapkan menjadi sarana edukasi yang efektif sekaligus medium komunikasi positif antara polisi, siswa, dan lembaga pendidikan.

“Melalui agenda Police Goes to School ini, kami memberikan edukasi langsung kepada para siswa agar menjauhi jerat narkoba, aksi perkelahian atau tawuran, serta perundungan (bullying). Kami juga membekali mereka agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang belum tentu kebenarannya,” kata Ipda M. Hamzaid.

Lewat momentum upacara serentak ini, Polres Lamongan Polda Jatim mengajak seluruh elemen pelajar untuk aktif bersinergi dalam menjaga kondusivitas, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat luas.

“Komitmen bersama ini diharapkan mampu mencetak generasi muda Lamongan yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga disiplin dan taat hukum,” pungkas Ipda M. Hamzaid. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Atasi Kekeringan, Polres Blitar Kota Salurkan 3.000 Liter Air Bersih ke Kelurahan Sentul

Published

on

KOTA BLITAR — Merespons keluhan warga yang terdampak kemarau panjang, Polres Blitar Kota Polda Jatim bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 3.000 liter di lingkungan RT 02 RW 08, Kelurahan Sentul, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Rabu (21/10/2026).

Kemarau yang berkepanjangan menyebabkan sumur-sumur milik warga Sentul mengering, sehingga mereka kesulitan memenuhi kebutuhan domestik sehari-hari.

Guna menampung pasokan bantuan tersebut, petugas juga menyediakan satu unit tandon berkapasitas 1.200 liter serta empat unit drum berkapasitas masing-masing 100 liter di lokasi strategis.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, menyatakan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran dan kepedulian Polri di tengah kesulitan masyarakat.

AKBP Kalfaris menyatakan, tugas kepolisian tidak hanya terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban (kamtibmas), tetapi juga mencakup respons cepat terhadap masalah sosial dan bencana di wilayah hukumnya.

“Bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih harian warga yang terdampak kekeringan. Kehadiran personel di lapangan adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar AKBP Kalfaris Triwijaya.

Proses distribusi ini juga didampingi langsung oleh Sekretaris Kelurahan Sentul beserta staf, tim BPBD, serta pengurus RT/RW setempat.

Sinergi lintas instansi ini disambut baik oleh masyarakat yang mulai kesulitan mendapatkan akses air bersih sejak beberapa pekan terakhir.

Ketua RW setempat, selaku perwakilan warga, menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam atas respons cepat yang diberikan oleh jajaran Polres Blitar Kota Polda Jatim.

Melalui penguatan sinergi dengan pemerintah daerah, Polres Blitar Kota  Polda Jatim berkomitmen untuk terus memetakan wilayah terdampak kekeringan lainnya agar penanganan krisis air bersih dapat berjalan merata dan tepat sasaran. (*)

Continue Reading

Berita

Personel BKO Polda Jatim Gerak Cepat Padamkan Titik Api, Cegah Karhutla TNBTS Meluas

Published

on

PROBOLINGGO – Polda Jawa Timur terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Upaya tersebut diwujudkan melalui respons cepat personel dalam melakukan pemadaman titik api yang ditemukan di wilayah hukum Polres Probolinggo, Rabu (21/10/2026).

Pemadaman melibatkan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim yang diperbantukan dalam Bantuan Kendali Operasi (BKO) di Polres Probolinggo sebagai bagian dari upaya penanganan dan pencegahan meluasnya karhutla di kawasan TNBTS.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, kecepatan respons dan kesiapsiagaan personel di lapangan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah api berkembang dan meluas.

“Polda Jawa Timur terus mengoptimalkan kesiapsiagaan personel. Setiap titik api yang ditemukan harus segera ditangani agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat,” ujar Kombes Pol Abast.

Menurutnya, penanggulangan karhutla membutuhkan sinergi dan koordinasi antara kepolisian, pengelola kawasan, instansi terkait, serta masyarakat sekitar.

Selain melakukan penanganan di lapangan, Polda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

“Pencegahan karhutla membutuhkan kepedulian bersama. Kami mengajak masyarakat ikut menjaga kelestarian hutan, menghindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, dan segera melapor kepada petugas apabila menemukan adanya titik api,” tambah Kombes Pol Abast.

Polda Jatim bersama jajaran akan terus meningkatkan kesiapsiagaan serta mendukung upaya penanganan karhutla melalui pengerahan personel BKO dan koordinasi dengan para pihak terkait.

Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat penanganan setiap temuan kebakaran sekaligus mencegah api meluas dan berdampak terhadap masyarakat maupun kelestarian kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. (*)

Continue Reading

Berita

Hadapi Kemarau Panjang, Polresta Tuban bersama Instansi Lintas Sektoral Siaga Bencana Karhutla

Published

on

TUBAN – Polresta Tuban Polda Jatim menggelar apel siaga bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Rabu (21/10/2026).

Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapan dalam mengantisipasi sekaligus menanggulangi potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Tuban.

Apel gabungan ini diikuti oleh personel Polresta Tuban Polda Jatim beserta jajarannya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi lintas sektor lainnya termasuk Dinas Kesehatan. Momentum ini sekaligus menjadi ajang untuk memperkuat koordinasi dan sinergi lintas sektoral di Kabupaten Tuban.

Kapolresta Tuban, Kombes Pol Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr. Opsla., menegaskan bahwa apel siaga ini merupakan implementasi program Quick Wins Kapolri, yaitu “Polisi Bersama Masyarakat” yang merupakan wujud nyata komitmen bersama dalam menjaga keselamatan warga dan kelestarian lingkungan.

Selain memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana (sarpras), kegiatan ini bertujuan menyelaraskan langkah antarinstansi dalam upaya pencegahan karhutla.

“Apel siaga ini adalah wujud nyata komitmen dan kesiapan kita bersama dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Kombes Pol Jazuli Dani.

Ia menjelaskan bahwa karhutla merupakan permasalahan serius yang butuh perhatian khusus, karena dampaknya tidak hanya merusak lingkungan dan ekosistem, tetapi juga memicu bencana asap yang mengganggu kesehatan masyarakat.

Oleh karena itu, penanggulangan karhutla harus dilakukan secara terpadu, terencana, dan berkelanjutan. Strategi utamanya meliputi langkah pencegahan, deteksi dini, penanganan cepat, hingga penegakan hukum bagi para pelaku pembakaran hutan.

“Apabila terjadi kebakaran, penanganan harus dilakukan secara cepat, tepat, dan profesional,” tegas Kapolresta Tuban.

Kombes Pol Jazuli Dani juga mengingatkan bahwa Kabupaten Tuban memiliki karakteristik wilayah yang didominasi kawasan hutan, lahan pertanian, perkebunan, serta area terbuka.

Kawasan-kawasan tersebut membutuhkan pengawasan ketat, terutama saat memasuki periode cuaca kering.

Menurutnya, keterlibatan aktif seluruh unsur—mulai dari aparat keamanan, pemerintah daerah, petugas kesehatan, hingga masyarakat—sangat mutakhir agar penanganan di lapangan bisa berjalan optimal.

“Dengan sinergi yang kuat, kita berharap potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diantisipasi sedini mungkin,” pungkasnya.

Melalui apel siaga ini, seluruh personel gabungan diharapkan semakin siap, tanggap, dan solid dalam melindungi masyarakat serta mewujudkan Kabupaten Tuban yang aman dari ancaman karhutla. (*)

Continue Reading

Trending