Connect with us

Berita

Sinergi TNI-Polri, Satlantas Polres Pasuruan Kota Edukasi Prajurit tentang Keselamatan Berlalu Lintas

Published

on

PASURUAN KOTA – Sinergi TNI dan Polri terus diperkuat dalam berbagai bidang pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam mewujudkan keselamatan dan ketertiban berlalu lintas. Hal tersebut diwujudkan Satlantas Polres Pasuruan Kota melalui kegiatan Sosialisasi Keselamatan Berkendara kepada prajurit TNI di wilayah Pasuruan, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai tersebut digelar di Kodim 0819/Pasuruan. Sosialisasi menyasar prajurit TNI Kodam V Brawijaya wilayah Pasuruan sebagai bagian dari upaya bersama meningkatkan kesadaran, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.

Dalam sosialisasi, petugas menyampaikan materi mengenai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, etika berlalu lintas, serta pentingnya menerapkan safety riding dalam setiap perjalanan.

Petugas juga memberikan pemahaman mengenai kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan penggunaan Mobil INCAR sebagai bagian dari sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi. Para peserta diingatkan bahwa keberadaan teknologi penegakan hukum harus diiringi dengan kesadaran untuk tetap tertib meskipun tidak sedang berada dalam pengawasan petugas.

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi TNI-Polri, khususnya dalam membangun kesadaran keselamatan berlalu lintas. Kolaborasi antara kedua institusi diharapkan dapat memberikan contoh positif mengenai pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan di jalan raya.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota AKP Amrullah Setiawan, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama dan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi TNI-Polri tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dapat diwujudkan melalui edukasi keselamatan berlalu lintas. Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat kesadaran bersama untuk tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan,” ujar AKP Amrullah Setiawan.

Menurutnya, prajurit TNI sebagai bagian dari masyarakat juga memiliki peran penting dalam memberikan contoh kedisiplinan berlalu lintas kepada lingkungan sekitar.

Salah seorang prajurit TNI yang mengikuti kegiatan tersebut mengapresiasi sosialisasi yang diberikan Satlantas Polres Pasuruan Kota. Menurutnya, materi yang disampaikan menjadi pengingat penting untuk terus meningkatkan kedisiplinan dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Materi mengenai aturan lalu lintas, etika berkendara, dan keselamatan di jalan menjadi pengingat agar kami selalu disiplin serta memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Sinergi TNI-Polri seperti ini juga sangat positif dan perlu terus dilakukan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Satlantas Polres Pasuruan Kota juga membagikan sarana kontak kepada peserta sebagai bagian dari pendekatan edukatif dan membangun komunikasi yang positif. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan berlangsung dalam keadaan aman, lancar, serta terkendali.

Melalui sinergi TNI-Polri yang terus terjalin, Satlantas Polres Pasuruan Kota berkomitmen mendorong terciptanya budaya tertib berlalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Satlantas Polres Pasuruan Kota Gelar Inspeksi Angkutan Umum dan Pariwisata di PO Pandawa 87 dalam Ops Patuh Semeru 2026

Published

on

PASURUAN KOTA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan inspeksi angkutan umum, barang, orang, dan pariwisata tingkat Polda Jawa Timur di PO Pandawa 87, Jalan KH. Hasyim Asy’ari, Kota Pasuruan, Rabu (28/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 yang bertujuan meningkatkan keselamatan berlalu lintas, khususnya pada sektor angkutan umum dan pariwisata. Inspeksi tersebut juga menjadi langkah preventif untuk memastikan kendaraan yang beroperasi memenuhi ketentuan keselamatan serta mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan angkutan serta memberikan edukasi dan imbauan kepada pengelola maupun pengemudi agar senantiasa memperhatikan kelayakan kendaraan sebelum beroperasi. Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam upaya meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama pada kendaraan yang mengangkut penumpang untuk perjalanan umum maupun wisata.

Selain pemeriksaan kendaraan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kesadaran para pelaku usaha transportasi mengenai pentingnya kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas dan standar keselamatan. Pengemudi diharapkan memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, melengkapi dokumen yang dipersyaratkan, serta mengutamakan keselamatan penumpang selama perjalanan.

Kasatlantas Polres Pasuruan Kota, AKP AMRULLAH SETIAWAN, S.T.K., S.I.K., melalui KBO Satlantas menegaskan bahwa inspeksi angkutan merupakan salah satu bentuk komitmen Polri dalam mewujudkan transportasi yang aman dan berkeselamatan.

“Melalui kegiatan inspeksi ini, kami mengajak seluruh pengelola angkutan dan pengemudi untuk bersama-sama meningkatkan kepatuhan terhadap aturan serta memastikan kendaraan yang digunakan benar-benar memenuhi persyaratan keselamatan. Kami berharap Operasi Patuh Semeru 2026 tidak hanya meningkatkan kedisiplinan masyarakat, tetapi juga menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Perwakilan manajemen P.O. Pandawa juga menyampaikan bahwa pemeriksaan kendaraan secara berkala dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang.

“Menurut saya, kegiatan seperti ini sangat baik karena keselamatan penumpang harus menjadi prioritas. Dengan adanya pemeriksaan dari petugas, kami sebagai penyedia jasa transportasi merasa lebih tenang saat penumpang melakukan perjalanan. Harapannya, seluruh pengelola dan pengemudi bus selalu menjaga kondisi kendaraan agar tetap aman dan layak jalan,” ungkapnya.

Satlantas Polres Pasuruan Kota berharap melalui inspeksi ini, sinergi antara kepolisian dan pengelola transportasi semakin kuat dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan, kesiapan kendaraan, dan kedisiplinan pengemudi menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan serta melindungi keselamatan pengguna jalan.

Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Pasuruan Kota terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Dengan mengutamakan keselamatan di setiap perjalanan, diharapkan terwujud transportasi yang berkeselamatan bagi masyarakat di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Continue Reading

Berita

Polisi Jogo Sekolah : Polresta Malang Kota Edukasi Pelajar Bentengi Generasi Muda dari Narkoba dan Bullying

Published

on

MALANG KOTA – Komitmen program “Polisi Jogo Sekolah” terus digalakkan oleh Polresta Malang Kota jajaran Polda Jawa Timur. Salah satu upayanya dilakukan dengan memberikan edukasi kepada pelajar mengenai bahaya kejahatan siber (cyber crime), penyalahgunaan Narkoba dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA), serta perundungan (bullying).

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Danang Setiyo P.S. menyatakan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian kepolisian dalam membentengi generasi muda dari kenakalan remaja hingga kekerasan fisik maupun verbal.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai risiko perilaku negatif, cara melindungi diri, serta konsekuensi hukum dari tindakan yang melanggar peraturan,” ujar Kombes Pol Danang di SMAN 4 Kota Malang, Senin (26/10/2026) yang lalu.

Dalam pemaparannya yang didampingi Kasat Reskrim dan Kanit PPA, Kapolresta Malang Kota mengingatkan para pelajar agar bijak menggunakan internet dan media sosial. Ia mengimbau siswa untuk menjaga kerahasiaan data pribadi, tidak sembarangan mengeklik tautan, serta tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi.

“Pelajar harus cerdas menggunakan teknologi. Jangan mudah percaya informasi yang belum jelas, jangan membagikan data pribadi sembarangan, dan jangan terpancing provokasi di medsos,” tutur Kombes Pol Danang.

Terkait bahaya NAPZA, Kombes Pol Danang mengingatkan bahwa penyalahgunaan zat terlarang tersebut dapat merusak kesehatan fisik dan mental, mengganggu konsentrasi belajar, hingga menghancurkan masa depan.

Siswa juga diminta berani menolak ajakan mencoba narkoba dan segera melapor ke orang tua atau guru jika menemui persoalan terkait narkoba.

“Cegah NAPZA, perundungan, dan jauhi kekerasan,” tegas Kombes Pol Danang.

Ia menambahkan, perundungan dan kekerasan bukanlah hal yang bisa dimaklumi sebagai candaan. Dampaknya sangat serius, mulai dari memicu trauma psikologis, menurunkan kepercayaan diri, hingga mengganggu proses belajar korban. Siswa didorong untuk tidak menjadi pelaku dan berani melaporkan jika melihat tindakan tersebut.

Dari kacamata hukum, kepolisian mengingatkan bahwa penyalahgunaan narkotika serta kekerasan terhadap anak memiliki sanksi pidana yang berat berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Sementara itu, di ruang digital pelajar diminta selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya. Mereka juga dilarang menyebarkan konten milik orang lain tanpa izin.

Jika menjadi korban penipuan atau perundungan daring (cyberbullying), siswa disarankan menyimpan bukti tangkapan layar untuk dilaporkan kepada pihak berwajib.

Kapolresta Malang Kota juga mewanti-wanti para siswa agar menjauhi aksi balap liar dan judi online yang marak menyasar remaja.

“Jangan sampai masa depan rusak karena narkoba, bullying, balap liar, atau judi online. Pikirkan akibatnya sebelum bertindak,” pungkasnya.

Melalui program sinergis ini, Polresta Malang Kota Polda Jatim berharap siswa SMAN 4 Kota Malang mampu menjaga nama baik sekolah melalui prestasi dan kedisiplinan, serta menjadi teladan bagi lingkungan sekitar. (*)

Continue Reading

Berita

Kadivhumas Polri: Kebebasan Berpendapat Dijamin Undang-Undang, Mari Jaga Keamanan Bersama

Published

on

JAKARTA – Polri menegaskan bahwa kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Dalam pelaksanaannya, seluruh pihak diharapkan saling menghormati hak satu sama lain serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar penyampaian aspirasi berlangsung aman, tertib, dan damai.

Hal tersebut sejalan dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pikiran secara bebas dan bertanggung jawab. Undang-undang tersebut juga mengatur kewajiban warga negara untuk menghormati hak orang lain, menaati hukum, serta menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Johnny Edison Isir, S.I.K., M.T.C.P., mengatakan bahwa kebebasan menyampaikan pendapat merupakan bagian penting dalam kehidupan demokrasi yang harus dihormati dan dilindungi. Pada saat yang sama, pelaksanaannya perlu disertai tanggung jawab bersama untuk menjaga kepentingan masyarakat luas.

“Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang. Polri menghormati hak tersebut dan berkomitmen memberikan pelayanan agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dengan aman dan tertib. Mari kita bersama-sama menjaga suasana yang damai, menghormati hak orang lain, serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” ujar Isir.

Ia menjelaskan, kehadiran personel Polri di tengah masyarakat selama berlangsungnya aksi penyampaian pendapat merupakan bagian dari pelayanan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, sekaligus memberikan perlindungan kepada peserta aksi dan masyarakat lainnya.

Dalam pelaksanaannya, Polri mengedepankan pendekatan humanis melalui komunikasi, koordinasi dengan penyelenggara aksi, pengaturan lalu lintas, serta langkah-langkah pencegahan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Pendekatan tersebut dilakukan dengan tetap memperhatikan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi serta kelancaran aktivitas publik.

“Polisi hadir bukan untuk menghalangi masyarakat menyampaikan pendapat, melainkan untuk memberikan pelayanan dan memastikan hak tersebut dapat dijalankan dengan baik. Kami mengajak peserta aksi, petugas di lapangan, dan seluruh elemen masyarakat untuk saling menghormati, menjaga komunikasi, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Isir menambahkan, menjaga keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, melainkan membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Sikap saling menghargai, mematuhi ketentuan hukum, serta menghindari tindakan provokatif menjadi bagian penting dalam mencegah terjadinya kesalahpahaman maupun gangguan selama kegiatan berlangsung.

Polri juga mengajak masyarakat untuk menyikapi berbagai informasi yang beredar secara bijak, memastikan kebenaran informasi sebelum menyebarkannya, serta tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi dan berpotensi memicu keresahan.

“Keamanan akan lebih mudah terwujud apabila polisi dan masyarakat saling bekerja sama. Kami mengajak semua pihak untuk mengedepankan dialog, menjaga ketertiban, dan menghormati perbedaan pendapat. Aspirasi dapat disampaikan secara tegas tanpa harus disertai tindakan yang merugikan orang lain. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat menjaga situasi tetap aman, damai, dan kondusif,” pungkas Isir.

Melalui sinergi antara Polisi bersama masyarakat, penyampaian pendapat di muka umum diharapkan dapat berlangsung sebagai bagian dari kehidupan demokrasi yang sehat, dengan tetap menjunjung tinggi hukum, hak asasi manusia, serta keamanan dan ketertiban bersama.

Continue Reading

Trending