Connect with us

Berita

Stok BBM Jawa Timur Dipastikan Aman, Polsek Pohjentrek Imbau Masyarakat Tertib Antre dan Tidak Panic Buying

Published

on

PASURUAN – Menyikapi adanya antrean kendaraan masyarakat yang hendak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM), Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli sekaligus memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat di SPBU Warungdowo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan, Minggu (18/10/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Pohjentrek, Aiptu Lesmono Putro, S.H., dengan memberikan edukasi secara langsung kepada para pengendara agar tetap tenang, tertib saat mengantre, serta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan atau panic buying.

Imbauan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mencegah munculnya kepanikan yang justru dapat menyebabkan antrean semakin panjang di sejumlah SPBU.

Berdasarkan informasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang telah berkoordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga, ketersediaan stok BBM di wilayah Jawa Timur secara umum dipastikan masih dalam kondisi aman hingga 31 Oktober 2026. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan serta tetap membeli BBM sesuai kebutuhan.

Meski ketersediaan stok secara umum dinyatakan aman, pemerintah bersama Pertamina terus melakukan evaluasi dan pemantauan distribusi guna memastikan pasokan BBM dapat tersalurkan secara merata sesuai kebutuhan di masing-masing wilayah.

Sejalan dengan hal tersebut, Aiptu Lesmono Putro, S.H., mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, khususnya isu terkait kelangkaan BBM yang dapat memicu kepanikan.

Menurutnya, masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan. Selain berpotensi memperpanjang antrean, tindakan tersebut juga dapat mengganggu kelancaran pelayanan bagi konsumen lainnya.

Petugas juga mengajak masyarakat untuk mengikuti arahan pengelola SPBU, menjaga ketertiban selama mengantre, serta mengutamakan keselamatan ketika berada di area pengisian bahan bakar.

Selain memberikan imbauan kepada pengendara, personel Polsek Pohjentrek turut berkoordinasi dengan pihak pengelola SPBU untuk memantau situasi antrean dan mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Aziz, selaku pengelola SPBU Warungdowo, dalam draf testimoninya menyampaikan apresiasi atas kehadiran personel kepolisian yang membantu menjaga ketertiban antrean.

“Kami berterima kasih kepada Polsek Pohjentrek yang telah hadir memberikan imbauan kepada masyarakat. Kami berharap masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Belilah BBM sesuai kebutuhan agar antrean tetap tertib dan pelayanan kepada seluruh konsumen dapat berjalan dengan baik,” ungkap Aziz.

Melalui kegiatan ini, Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan rasa aman serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

Masyarakat diharapkan tetap tenang, bijak dalam menerima informasi, dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan, sehingga kebutuhan bahan bakar dapat terpenuhi secara tertib dan pelayanan di SPBU berjalan lancar.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Probolinggo Gelar Minggu Kasih, Perkuat Sinergi dan Kedekatan Bersama Masyarakat

Published

on

PROBOLINGGO, – Polres Probolinggo Polda Jatim menggelar kegiatan Minggu Kasih melalui kunjungan silaturahmi sekaligus pengamanan ibadah di sejumlah Gereja yang ada di Kabupaten Probolinggo,Minggu (18/10/2026).

Kapolres Probolinggo, AKBP Asmida Rizki Siregar, menyatakan bahwa program ini menjadi bagian dari dedikasi kepolisian untuk memberikan jaminan keamanan bagi warga yang sedang beribadah.

Selain itu program Minggu Kasih juga merupakan upaya Polres Probolinggo Polda Jatim mempererat hubungan Polisi bersama masyarakat untuk menumbuhkan semangat toleransi antarumat beragama.

Kapolres Probolinggo menyatakan langkah tersebut juga mencerminkan filosofi “Polri Bersama Masyarakat” yang tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban tetapi juga aktif membangun komunikasi dan kepedulian sosial.

“Ini bagian dari komitmen kami selain memberikan layanan jaminan keamanan kepada warga yang melaksanakan ibadah juga membersamai masyarakat untuk berbagi kasih serta saling mendukung dan mendoakan sesama,” kata AKBP Rizki di GBIS Shekinah Glory Family, Sukapura, Kabupaten Probolinggo,

Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen warga tanpa memandang latar belakang suku, agama, ras, maupun golongan.

“Sinergi yang terjalin ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif, khususnya di Kecamatan Sukapura dan Kabupaten Probolinggo pada umumnya,” pungkas AKBP Rizki.

Sementara itu pengurus gereja di GBIS Shekinah Glory Family menyambut hangat kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Probolinggo Polda Jatim tersebut.

Menurut Pendeta GBIS Shekinah Glory Family,kegiatan Minggu Kasih Polres Probolinggo adalah salah satu wujud nyata Polri yang melayani, melindungi dan mengayomi.

“Kami berharap kebersamaan ini semakin memperkuat sinergi antara Polisi bersama masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.45 WIB ini berjalan dengan khidmat dan aman. Agenda tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama Polres Probolinggo, Kapolsek Sukapura, pengurus serta pendeta dan jemaat gereja yang hadir. (*)

Continue Reading

Berita

Gerak Cepat Jajaran Polres Ponorogo dan Tim Gabungan Berhasil Kendalikan Karhutla di Pohgading

Published

on

PONOROGO – Sinergitas personel jajaran Polres Ponorogo Polda Jatim bersama instansi terkait dan relawan akhirnya berhasil mengendalikan kebakaran vegetasi di kawasan hutan milik Perhutani di lahan petak 46A di Dukuh Pohgading, Desa Ngendut, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, pada Sabtu (18/10/2026).

Kapolres Ponorogo AKBP Damus Asa melalui Kapolsek Balong AKP Triyono mengungkapkan, kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Api diperkirakan sempat membakar area hutan seluas kurang lebih 2 hektare sebelum akhirnya berhasil dipadamkan.

“Setelah menerima informasi adanya titik api, kami bersama personel Koramil, Perhutani, BPBD, pemerintah desa, serta warga setempat segera meluncur ke lokasi. Alhamdulillah, api berhasil kita kendalikan,” kata AKP Triyono.

Kapolsek Balong AKP Triyono mengatakan, dalam proses lokalisasi api, petugas gabungan membuat sekat bakar guna membatasi perambatan ke area yang lebih luas.

“Pemadaman juga dilakukan secara manual menggunakan alat pemukul atau gepyok untuk mematikan api yang membakar tumpukan serasah, ranting, pohon bambu, dan semak belukar yang mengering,” kata AKP Triyono.

Meskipun lokasi kebakaran hanya berjarak sekitar 300 meter dari pemukiman penduduk, kesigapan petugas memastikan api tidak merembet ke rumah warga.

Peristiwa ini juga dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil pada harta benda milik warga.

Pascakejadian, AKP Triyono mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan di tengah kondisi vegetasi yang kering.

Warga juga diminta tidak membakar sampah sembarangan atau membuka lahan dengan cara dibakar, serta segera melapor jika melihat kemunculan titik api. (*)

Continue Reading

Berita

Bareskrim Polri dan BNN Kerahkan 462 Personel, Periksa Sejumlah Kelab Malam di Jakarta dan Tangerang

Published

on

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) mengerahkan 462 personel untuk melakukan operasi penertiban narkotika di sejumlah kelab malam di Jakarta Timur, Pantai Indah Kapuk (PIK) 1, Penjaringan, Jakarta Utara, serta PIK 2, Kosambi, Tangerang. Operasi berlangsung pada Sabtu (17/10/2026) hingga Minggu (18/10/2026) dini hari.

Operasi gabungan tersebut dipimpin Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Kristian Parluhutan Siagian bersama Pelaksana Tugas Deputi Pemberantasan BNN Adri Irniadi. Total personel yang dikerahkan terdiri atas 146 personel Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, 95 personel Sabhara, 32 personel Provos, 29 personel Paminal, dan 160 personel BNN.

Kanit Subdit 3 Dittipidnarkoba Bareskrim Polri AKBP Ivan Adhitira menjelaskan, personel dibagi menjadi dua kelompok operasi. Kelompok pertama bertugas di wilayah Jakarta Timur, sedangkan kelompok kedua menyasar kawasan PIK 1 di Penjaringan, Jakarta Utara, dan PIK 2 di Kosambi, Tangerang.

Dalam operasi tersebut, petugas memeriksa pengunjung serta sejumlah lokasi yang dicurigai berkaitan dengan penyimpanan narkotika. Tes urine dilakukan terhadap pengunjung yang kedapatan membawa barang bukti narkoba. Hasil pemeriksaan menunjukkan sembilan orang positif mengandung indikasi penggunaan etomidate dan amfetamin atau sabu berdasarkan tes urine.

“Sembilan orang terdiri dari tiga di Jakarta Timur dan enam di PIK. Mereka selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN RI untuk menentukan apakah yang bersangkutan hanya pengguna atau terafiliasi jaringan narkoba,” kata Ivan.

Dalam kegiatan di PIK 1, tim gabungan tiba sekitar pukul 00.35 WIB. Petugas menyampaikan tujuan pemeriksaan kepada pengunjung, kemudian memeriksa orang, barang bawaan, meja, kursi, serta ruangan, termasuk area karaoke. Pemeriksaan terhadap pengunjung laki-laki dan perempuan dilakukan oleh petugas sesuai jenis kelamin.

Sementara itu, operasi di PIK 2, Kosambi, Tangerang, berlangsung sekitar pukul 02.40 WIB pada Minggu (18/10/2026). Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah pengunjung membawa cartridge pods, yang menurut laporan terdiri atas tiga warga negara asing asal Tiongkok dan dua perempuan warga negara Indonesia.

Sembilan orang yang hasil tes urinenya positif selanjutnya menjalani asesmen oleh BNN untuk menentukan penanganan lebih lanjut. Proses tersebut diperlukan guna menilai status masing-masing, termasuk apakah mereka merupakan pengguna atau memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran narkotika.

“Apabila hasil asesmen dari BNN RI yang bersangkutan adalah pengguna, maka kita wajib untuk melakukan rehabilitasi untuk mengobati mereka yang positif tersebut,” tutur Ivan.

Operasi gabungan ini menjadi bagian dari upaya penertiban dan pemeriksaan terhadap dugaan penyalahgunaan narkotika di tempat hiburan malam. Hasil asesmen dan pendalaman lebih lanjut akan menjadi dasar bagi penentuan langkah berikutnya sesuai status masing-masing orang yang diperiksa.

Continue Reading

Trending