Politik

Biadab! Jadi Suruhan PT TPL, Puluhan Polisi Culik Warga Masyarakat Adat Sihaporas dari Rumah Jam Tiga Subuh

Biadab! Puluhan anggota Kepolisian dari Polres Simalungun, Sumatera Utara, menjadi kaki tangan dan sebagai suruhan perusahaan PT Toba Pulp Lestari (TPL) yang dulu bernama PT Inti Indorayon Utama (IIU), untuk menculik anggota Masyarakat Adat Sihaporas.

Peristiwa penculikan terhadap 6 anggota Masyarakat Adat Sihaporas yang dilakukan oleh polisi dari Polres Simalungun itu terjadi pada Senin, 22 Juli 2024, sekitar pukul 03.00 dini hari WIB.

Biro Advokasi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Tano Batak, Doni Munthe, menuturkan, sebanyak 6 orang anggota Masyarakat Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut Ambarita diculik dari Sihaporas, Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

“Darurat! Sebanyak 6 orang anggota Masyarakat Adat Keturunan Ompu Mamontang Laut Ambarita diculik orang yang tidak dikenal dari rumah yang berada di Buntu Pangaturan, Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, pada Senin, 22 Juli 2024, pukul 03.00 WIB,” ungkap Doni Munthe dalam siaran persnya, Kamis (25/7/2024).

“Saat masyarakat adat sedang tertidur, tiba-tiba terbangun karena mendengar adanya suara. Seketika terlihat telah ada berdiri banyak orang di dalam rumah. Kemudian beberapa orang yang baru saja bangun langsung ditangkap lalu diborgol dan dibawa pergi,” lanjutnya.

“Penangkapan dilakukan oleh sekitar 50 orang dengan mengendarai  dua unit Mobil Security dan Truck Coltdiesel. Seorang Ibu yang berupaya menghentikan penangkapan diseret dari depan mobil yang akan membawa mereka,” beber Doni Munthe.

Beberapa anggota Komunitas Adat yang ditangkap dan dibawa pergi diantaranya Tomson Ambarita, Jonny Ambarita, Gio Ambarita, Prando Tamba, Hitman Gogo Ambarita dan Pak Kwin Ambarita.

Dari penelusuran dan informasi yang diperoleh, lanjut Doni Munthe, penculikan itu dilakukan oleh aparat kepolisian dari Polres Simalungun, atas suruhan pihak manajemen perusahaan PT Toba Pulp Lestari (TPL). “Para korban dibawa ke Polres Simalungun,” tutup Doni Munthe.(RED)

 

Narahubung:

Biro Advokasi Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Tano Batak

Doni Munte (Biro Advokasi AMAN Wilayah Tano Batak) HP 082276259906

The post Biadab! Jadi Suruhan PT TPL, Puluhan Polisi Culik Warga Masyarakat Adat Sihaporas dari Rumah Jam Tiga Subuh appeared first on SINAR KEADILAN | BERANI TAJAM TERPERCAYA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *