Connect with us

Berita

Musim Kemarau, Polres Jember Perkuat Patroli Kawasan Hutan Cegah Karhutla

Published

on

JEMBER — Jajaran Polres Jember Polda Jatim terus mengintensifkan mitigasi dan patroli di kawasan hutan guna meminimalisir risiko kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Langkah preventif ini kembali ditegaskan melalui aksi patroli gabungan yang digelar Polsek Jelbuk bersama Perhutani di kawasan hutan Petak 73 dan 74, Desa Panduman, Kecamatan Jelbuk, Kabupaten Jember, pada Rabu (16/9/2026).

Dalam kegiatan tersebut, personel kepolisian dan pihak Perhutani tidak hanya memantau titik-titik rawan, tetapi juga berdialog langsung dengan masyarakat serta petani kebun yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Petugas mengingatkan warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap segala aktivitas yang berpotensi memicu api, mengingat kondisi kemarau panjang telah membuat vegetasi hutan mengering sehingga sangat mudah terbakar.

Sebagai pengingat visual, petugas juga memasang banner imbauan di sejumlah titik strategis yang berisi peringatan tegas agar masyarakat tidak sembarangan menyalakan atau meninggalkan sumber api di dalam kawasan hutan.

Patroli gabungan ini diikuti oleh Kanit Reskrim Polsek Jelbuk Aiptu Arip Sugiarto, Kanit Samapta Aipda Hendro Prasetyo, serta jajaran KRPH Perhutani yang meliputi Budi S. (Jelbuk), Sugeng Hs (Arjasa), dan pihak KRPH Sumbercandi.

Kapolres Jember AKBP Alaiddin, melalui Kapolsek Jelbuk Iptu Irfan Ansori, S.H., menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla sangat bergantung pada kepedulian dan keterlibatan aktif semua elemen masyarakat.

“Patroli ini merupakan langkah preventif nyata untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan. Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan, untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menghindari tindakan yang memicu kebakaran,” ujar Iptu Irfan Ansori.

Ia menambahkan, sinergi yang kuat antara kepolisian, Perhutani, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memastikan kawasan hutan tetap aman dan kondusif sepanjang musim kemarau ini. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Respons Cepat Tangani Banjir Padang, Polri Kerahkan Personel dan Dirikan Posko Kesehatan

Published

on

JAKARTA – Polri bergerak cepat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/10/2026). Melalui Polda Sumatera Barat, personel gabungan dikerahkan untuk membantu evakuasi warga, mengamankan permukiman, memberikan pelayanan kesehatan, serta menyiapkan posko bagi masyarakat terdampak.

Penanganan dilakukan di sejumlah titik, antara lain Perumahan Lumin Park, Kuranji, Goa, dan Sungai Lareh. Ratusan personel dari Sat Brimob, Ditsabhara, Ditpolairud, Polresta Padang, serta unsur SAR dan Basarnas diterjunkan untuk membantu warga terdampak.

Seluruh warga di kawasan terdampak berhasil dievakuasi dengan selamat dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Untuk mengantisipasi potensi banjir susulan, petugas mengimbau warga agar sementara waktu tidak menempati rumah yang masih berisiko terendam dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Polda Sumbar juga menyiapkan posko pengungsian serta mengerahkan 500 personel gabungan polri untuk menjaga rumah warga yang ditinggalkan. Selain itu, Posko Kesehatan dan Posko SAR didirikan di kawasan terdampak guna mendukung pelayanan medis, pertolongan pertama, serta koordinasi evakuasi lanjutan.

Bantuan pakaian turut disalurkan kepada anak-anak dan warga yang pakaiannya basah akibat banjir. Sementara itu, pelayanan kesehatan dan dukungan logistik diberikan kepada para pengungsi, termasuk kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (10/10/2026), mengatakan bahwa Polri terus mengoptimalkan pengerahan personel dan sarana pendukung untuk membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.

“Prioritas utama dalam penanganan bencana adalah keselamatan masyarakat. Polri hadir untuk membantu proses evakuasi, memberikan pelayanan kesehatan, dan memastikan keamanan lingkungan warga terdampak. Kami juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan serta mengikuti arahan petugas,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo.

Ia menambahkan, Polri terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan unsur terkait untuk mendukung penanganan darurat hingga kondisi kembali aman. Masyarakat juga diimbau untuk saling membantu dan memanfaatkan fasilitas posko yang telah disediakan.

Melalui langkah tersebut, Polri berupaya memastikan masyarakat terdampak memperoleh bantuan dan perlindungan yang dibutuhkan. Hal ini sejalan dengan semangat “Polisi Bersama Masyarakat” dalam menghadapi bencana dan menjaga keselamatan bersama.

Continue Reading

Berita

Polri Berhasil Evakuasi Ratusan Warga Terdampak Banjir di Padang, Ratusan Personel Brimob Dikerahkan

Published

on

Jakarta – Polri melalui Satuan Brimob Polda Sumatera Barat mengerahkan 300 personel untuk membantu penanganan banjir dan mengevakuasi warga terdampak akibat curah hujan tinggi di Kota Padang, Sumatera Barat. Hingga Minggu (11/10/2026), personel masih bersiaga dan melanjutkan proses evakuasi di sejumlah lokasi terdampak.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pengerahan personel Brimob merupakan bentuk respons cepat Polri dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana, terutama untuk menyelamatkan warga dan menjangkau kawasan yang tergenang banjir.

“Polri mengerahkan personel beserta peralatan pendukung untuk membantu evakuasi warga terdampak banjir. Prioritas utama adalah keselamatan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan pertolongan untuk keluar dari kawasan terdampak menuju tempat yang lebih aman,” ujar Trunoyudo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (11/10/2026).

Sebanyak 300 personel Satbrimob Polda Sumbar dipimpin Dansatbrimob Polda Sumbar Kombes Pol. Lukman Syafri Dandel Malik. Personel dibagi menjadi tiga tim yang ditempatkan di Perumahan Lumin Park, Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah; Dadok Tunggul Hitam; serta Guo Kuranji, Kota Padang.

Berdasarkan laporan penanganan di lapangan, petugas telah mengevakuasi sekitar 300 warga dari Perumahan Lumin Park. Sementara itu, di kawasan Guo Kuranji, personel juga melakukan evakuasi terhadap 30 warga dari wilayah terdampak. Petugas terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi untuk memastikan masyarakat yang masih membutuhkan bantuan dapat segera memperoleh pertolongan.

Untuk mendukung proses penyelamatan, Satbrimob Polda Sumbar mengerahkan berbagai peralatan SAR, di antaranya perahu karet, mesin tempel, pelampung, helm SAR, tali karmantel, karabiner, katrol, serta body harness. Peralatan tersebut digunakan untuk menunjang keselamatan personel dan membantu proses evakuasi di kawasan yang terdampak genangan.

Selain peralatan penyelamatan, Polri juga mengoperasikan kendaraan pendukung berupa truk angkut personel, bus, kendaraan khusus SAR, serta kendaraan operasional lainnya. Dukungan tersebut digunakan untuk mobilisasi personel, membawa perlengkapan, dan menunjang pelaksanaan tugas di sejumlah titik banjir.

Di Perumahan Lumin Park, yang menjadi salah satu lokasi penanganan utama, personel mendirikan posko SAR di kawasan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Sementara itu, tim yang bertugas di Dadok Tunggul Hitam dan Guo Kuranji disiagakan untuk membantu penanganan sesuai kondisi di lapangan.

Trunoyudo menegaskan, Polri akan terus mengoptimalkan upaya pertolongan dan berkoordinasi dengan unsur terkait dalam menghadapi dampak banjir. Selain evakuasi, pemantauan kondisi wilayah dan pemenuhan kebutuhan masyarakat terdampak juga menjadi perhatian dalam penanganan bencana.

“Personel di lapangan terus melaksanakan tugas kemanusiaan dengan mengutamakan keselamatan warga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengikuti arahan petugas, dan segera mencari tempat yang lebih aman apabila kondisi di sekitar tempat tinggal membahayakan,” tutupnya.

Hingga Minggu (11/10/2026), personel Satbrimob Polda Sumbar masih melanjutkan kegiatan evakuasi dan penanganan warga terdampak banjir di wilayah hukum Polresta Padang.

Continue Reading

Berita

Jadi Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia Dekananto Dorong Kesejahteraan dan Keharmonisan Keluarga Polri

Published

on

SURABAYA – Estafet tugas Ibu Asuh Polisi Wanita (Polwan) Polda Jawa Timur resmi bergulir. Ny. Lenia M. Dekananto kini mengemban amanah sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Jatim menggantikan Ny. Dewi Nanang Avianto dalam acara serah terima tugas yang berlangsung khidmat di Surabaya, Minggu (11/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri, Irjen Pol Nanang Avianto dan Istri, Kapolda Jatim, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, jajaran Pejabat Utama Polda Jatim, Kapolres jajaran, pengurus Bhayangkari, serta Polwan Polda Jawa Timur.

Dalam sambutan perdananya sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Jatim, Ny. Lenia M. Dekananto menyampaikan rasa bangga sekaligus tanggung jawab atas amanah yang dipercayakan kepadanya.

“Saya berdiri di sini membawa perasaan yang campur aduk. Rasa haru, bangga, namun di saat yang sama merasa terpanggil dan sadar akan besarnya amanah dan peran tugas sebagai Ibu Asuh Polwan Polda Jawa Timur,” ujar Ny. Lenia Dekananto.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan penghormatan kepada Ny. Dewi Nanang Avianto atas dedikasi, perhatian, dan kebersamaan yang telah diberikan kepada Polwan Polda Jatim.

Menurutnya, fondasi kekeluargaan yang telah terbangun dengan baik menjadi pijakan penting untuk terus memperkuat kebersamaan dan soliditas Polwan Polda Jawa Timur.

Ny. Lenia memahami bahwa Polwan memiliki tanggung jawab yang tidak ringan. Selain dituntut profesional dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri, banyak Polwan juga menjalankan peran penting di tengah keluarga.

Karena itu, ia ingin kehadirannya sebagai Ibu Asuh dapat menjadi ruang untuk mendengar, mendampingi, serta memberikan dukungan kepada Polwan dalam menghadapi berbagai dinamika tugas maupun kehidupan keluarga.

“Saya ingin menjadikan diri saya sebagai ‘rumah’ bagi Polwan. Tempat di mana Polwan bisa berbagi cerita, tempat untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan, dan tempat untuk saling menguatkan,” tegasnya.

Ke depan, perhatian terhadap kesejahteraan, kesehatan mental dan spiritual, serta keharmonisan keluarga akan menjadi bagian penting dalam mendukung Polwan agar dapat menjalankan tugas secara optimal.

“Saya paham atas peran ganda Polwan, namun tetap dituntut untuk profesional dalam melaksanakan tugas negara. Oleh karena itu, fokus utama saya ke depan adalah memperhatikan kesejahteraan, kesehatan mental, spiritual, serta keharmonisan keluarga rekan-rekan Polwan,” jelas Ny. Lenia Dekananto.

Menurutnya, ketenangan dalam kehidupan pribadi dan keharmonisan keluarga merupakan salah satu faktor penting yang dapat mendukung Polwan dalam memberikan pengabdian terbaik kepada institusi, masyarakat, bangsa, dan negara.

Di akhir sambutannya, Ny. Lenia mengajak seluruh Polwan Polda Jatim untuk terus memperkuat kekompakan, kebersamaan, dan semangat saling mendukung dalam menjalankan tugas.

“Mari kita rapatkan barisan, jaga kekompakan, dan saling mendukung. Tunjukkan bahwa Polwan Polda Jawa Timur adalah perempuan-perempuan yang hebat, kuat, tangguh, berintegritas, profesional, modern, dan humanis,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Trending