Connect with us

Berita

Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71,Polres Mojokerto Berbagi Sembako Hingga SIM Gratis untuk Driver Ojol

Published

on

MOJOKERTO — Menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Satlantas Polres Mojokerto Polda Jatim menggelar serangkaian kegiatan sosial dan olahraga bersama komunitas ojek online (ojol) se-Wilayah Mojokerto.

Acara yang berlangsung hangat ini dipusatkan di Gedung AN Badminton Hall Mojokerto, Rabu (16/9/2026).

Agenda ini dihadiri langsung oleh Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata didampingi Wakapolres Mojokerto dan Kasat Lantas AKP Bernardus Bagas Simarmata yang diikuti jajaran perwira dan personel Satlantas Polres Mojokerto.

Dalam sambutannya, Kapolres Mojokerto, AKBP Andi Yudha Pranata menyebut keberadaan pengemudi ojek online (ojol) memiliki peran penting dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Mobilitas mereka yang tinggi membuat para driver kerap menjadi pihak pertama yang mengetahui berbagai dinamika di lapangan.

“Karena rekan-rekan driver online ini posisinya selalu di lapangan. Artinya, beliau-beliau ini bisa menjadi perpanjangan tangan kita, mata dan telinga kita di lapangan,”ungkap AKBP Andi.

Kapolres Mojokerto juga mengapresiasi kepada komunitas Ojol yang selama ini telah membantu menjaga Mojokerto sehingga Kamtibmas tetap kondusif.

Hal senada juga disampaikan oleh Kasatlantas Polres Mojokerto, AKP Bernardus Bagas Simarmata yang menyatakan bahwa para driver ojol adalah mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas.

Sebagai wujud apresiasi kepada para pengemudi ojol, Satlantas Polres Mojokerto membagikan reward berupa fasilitas pembuatan SIM C gratis serta penyaluran bantuan paket sembako.

Tidak hanya itu, para pengemudi ojol juga mendapatkan fasilitas bakti kesehatan berupa pemeriksaan kesehatan gratis (rikkes).

“Melalui momentum ini, Satlantas Polres Mojokerto berharap hubungan kemitraan dengan komunitas ojol dapat berjalan kian erat,” pungkas AKP Bagas.

Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana efektif untuk memperkuat silaturahmi, menumbuhkan kepedulian sosial, serta mengampanyekan pentingnya budaya tertib dan aman berlalu lintas bagi seluruh pengguna jalan. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

382 Peserta, 20 Negara, Cikeas Mendunia! Wakapolri Buka Kapolri Cup II

Published

on

BOGOR – Wind Tunnel Korps Brimob Polri di Gedung Soemardhi, Cikeas, Kabupaten Bogor, berubah menjadi panggung olahraga dirgantara dunia. Sebanyak 382 peserta yang tergabung dalam 156 tim ambil bagian dalam International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026 yang berlangsung 17–20 September 2026.

Kejuaraan tersebut dibuka Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, mewakili Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo selaku Pembina Komite Olahraga Polri, Kamis (17/9/2026).

Kapolri Cup II tidak hanya diikuti atlet Indonesia. Sebanyak 89 atlet dan official mancanegara dari 9 negara turut ambil bagian, yakni China, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Polandia, Rusia, Singapura, dan Thailand.

Atmosfer internasional semakin terasa dengan kehadiran 20 juri internasional dari 12 negara. Jika digabungkan berdasarkan negara asal atlet, official, dan juri, 20 negara terlibat dalam keseluruhan penyelenggaraan.

Kompetisi mempertandingkan Formation Skydiving (FS), Vertical Formation Skydiving (VFS), Dynamic, dan Freestyle.

Dalam sambutannya, Wakapolri mengatakan perkembangan indoor skydiving Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan capaian yang membanggakan.

Pada rangkaian FAI Indoor Skydiving 2024 di Macau, atlet Brimob Polri yang memperkuat tim Indonesia berhasil meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Asia, serta menempati peringkat kelima pada FAI World Cup.

“Capaian ini menunjukkan kontribusi nyata atlet-atlet Polri dalam prestasi indoor skydiving Indonesia di tingkat Asia maupun dunia.”

Semangat tersebut kemudian berlanjut pada Kapolri Cup I 2024. Tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana berhasil meraih prestasi pada kelas internasional.

Menurut Wakapolri, Kapolri Cup II diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertandingan, tetapi juga menjadi penggerak pembinaan atlet dan peningkatan daya saing olahraga dirgantara Indonesia.

“Kapolri Cup II diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguat daya saing dirgantara Indonesia di kancah global.”

Wakapolri juga meminta seluruh atlet menjunjung sportivitas dan saling menghormati. Kepada panitia dan personel pengamanan, ia menekankan pentingnya memastikan seluruh kegiatan berlangsung profesional, aman, tertib, dan lancar.

Sementara kepada seluruh pihak yang terlibat, Wakapolri meminta semangat kolaborasi terus dijaga.

“Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kemampuan kita menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas olahraga dirgantara Indonesia ke depan.”

Senada dengan hal tersebut, Ketua Komite Terjun Payung Indonesia Irvan Zuladry, S.H., M.M., mengapresiasi dukungan Polri dalam penyelenggaraan kejuaraan internasional tersebut.

Menurut Irvan, perkembangan indoor skydiving membutuhkan ruang kompetisi yang semakin luas agar pembinaan atlet dapat berjalan secara konsisten.

“Perkembangan olahraga terjun payung, termasuk nomor indoor skydiving, menunjukkan bahwa minat masyarakat dan kompetisinya perlu terus mendapatkan ruang untuk berkembang.”

Ia berharap Kapolri Cup dapat menjadi bagian dari upaya membangun kompetisi yang rutin dan berkesinambungan di kawasan Asia.

“Kami berharap Kejuaraan International Open Indoor Skydiving Kapolri Cup dapat menjadi momentum mengangkat dan mendorong tercapainya target-target pengembangan olahraga yang telah kami sampaikan.”

Rangkaian kompetisi internasional tersebut kemudian dilanjutkan dengan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026.

Keberadaan Wind Tunnel Korps Brimob Polri di Cikeas diharapkan semakin memperkuat ekosistem olahraga indoor skydiving Indonesia, baik sebagai tempat latihan, pembinaan maupun kompetisi bertaraf internasional.

Continue Reading

Berita

FASI Apresiasi Polri: Dari Cikeas, Indoor Skydiving Asia Makin Melesat

Published

on

BOGOR – Dari sebuah wind tunnel di Cikeas, Kabupaten Bogor, olahraga indoor skydiving Indonesia tengah membangun koneksi dengan dunia.

Sebanyak 382 peserta dalam 156 tim hadir dalam International Open Indoor Skydiving Championships Kapolri Cup II 2026, yang digelar pada 17–20 September 2026 di Wind Tunnel Korps Brimob Polri.

Kejuaraan ini menghadirkan 89 atlet dan official mancanegara dari 9 negara, serta 20 juri internasional dari 12 negara. Secara keseluruhan, terdapat 20 negara yang terlibat dalam penyelenggaraan berdasarkan negara asal atlet, official, dan juri.

Bagi Ketua Komite Terjun Payung Indonesia Irvan Zuladry, S.H., M.M., kejuaraan tersebut memiliki arti lebih dari sekadar perebutan podium.

Irvan melihat kompetisi internasional sebagai salah satu instrumen penting untuk memperluas pengalaman atlet sekaligus membangun ekosistem indoor skydiving yang lebih kuat.

“Upaya pembinaan atlet sekaligus peningkatan kualitas pertandingan harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.”

Menurut Irvan, organisasi olahraga terjun payung terus membangun kerja sama dengan organisasi peminat terjun payung di berbagai negara kawasan Asia. Bersama dukungan organisasi terjun payung internasional, upaya tersebut diarahkan untuk mendorong terselenggaranya kejuaraan single event indoor skydiving secara rutin di kawasan Asia.

“Sehingga setiap negara akan lebih memperhatikan lagi pembinaan dan pengembangan atlet.”

Atas dukungan Polri terhadap penyelenggaraan kejuaraan tersebut, Irvan menyampaikan apresiasi.

“Kami, pengurus olahraga Federasi Terjun Payung Indonesia, mengucapkan terima kasih kepada pimpinan Polri atas terselenggaranya kejuaraan ini.”

Pesan yang sama juga disampaikan Wakapolri Komjen Pol. Prof Dr Dedi Prasetyo SH.,Mhum.,MSi MM, menurutnya, kompetisi internasional harus dimanfaatkan untuk memperkuat pembinaan sekaligus memperluas jejaring olahraga dirgantara Indonesia.

Wakapolri mengatakan prestasi atlet Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal untuk terus meningkatkan kualitas.

Pada FAI Indoor Skydiving 2024 di Macau, atlet Brimob Polri yang memperkuat tim Indonesia berhasil meraih medali perak dan perunggu pada Kejuaraan Asia serta menempati peringkat kelima pada FAI World Cup.

Prestasi tersebut kemudian berlanjut pada Kapolri Cup I 2024 di Cikeas, ketika tim Korps Brimob dan tim Polwan Pasukan Gegana berhasil meraih prestasi pada kelas internasional.

“Dengan rekam jejak prestasi dan perluasan jejaring kompetisi ini, Kapolri Cup II diharapkan menjadi akselerator pembinaan atlet, pemecahan rekor-rekor baru, serta penguat daya saing dirgantara Indonesia di kancah global.”

Wakapolri juga menekankan bahwa keberhasilan kejuaraan tidak hanya ditentukan oleh hasil pertandingan.

“Keberhasilan penyelenggaraan tidak hanya diukur dari kelancaran pertandingan, tetapi juga dari kemampuan kita menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat pembinaan, memperluas jejaring, dan meningkatkan kualitas olahraga dirgantara Indonesia ke depan.”

Bagi Irvan, ada satu pesan yang tidak boleh kalah penting dari target prestasi, yakni keselamatan.

“Kepada para atlet saya ucapkan selamat bertanding, kepada panitia dan para wasit selamat bertugas. Dan agar kita semua selalu dan senantiasa mengutamakan faktor keselamatan. Safety, safety, and safety.”

Setelah Kapolri Cup II, kompetisi di Cikeas dilanjutkan dengan 2nd FAI Asian Indoor Skydiving Championships 2026.

Dengan demikian, Wind Tunnel Korps Brimob Polri bukan hanya menjadi tempat atlet mengejar podium. Cikeas menjadi ruang bertemunya atlet dunia, tempat pengalaman dipertukarkan, jejaring diperluas, dan masa depan indoor skydiving Asia dibangun.

Continue Reading

Berita

Satsamapta Hadir di Tengah Masyarakat, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Published

on

Polresta Pasuruan – Guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif, Satsamapta Polres Pasuruan Kota Polda Jatim terus meningkatkan kegiatan patroli dialogis dan sambang di sejumlah wilayah. Kamis (17/9/2026).

Patroli tersebut menyasar sejumlah lokasi strategis, seperti kawasan perumahan, pertokoan serta lingkungan masyarakat. Dalam kegiatan itu, personel tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog langsung dengan petugas Satpam dan masyarakat.

Personel Satsamapta menyampaikan imbauan Kamtibmas agar para Satpam maupun masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan.

Apabila menemukan aktivitas atau kejadian yang mencurigakan, masyarakat diimbau untuk segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

Kasat Samapta Polres Pasuruan Kota AKP Kokoh Rahmadi, S.H., M.H., mengatakan patroli sambang merupakan salah satu langkah preventif untuk menjaga keamanan sekaligus mempererat komunikasi antara Polri dengan masyarakat dan Satpam.

“Kami mengajak Satpam dan seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Jika menemukan sesuatu yang mencurigakan, jangan ragu untuk segera melapor atau berkoordinasi dengan kepolisian, sehingga dapat segera ditindaklanjuti,” ujar AKP Kokoh Rahmadi.

Melalui sinergi dan kepedulian bersama, Polres Pasuruan Kota berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan yang aman, tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending