Berita
Wakapolri: Pusat Studi Unri-Polda Riau Tambah Jejaring 100 Pusat Studi Kepolisian

PEKANBARU — Jejaring ilmu kepolisian terus meluas. Universitas Riau (UNRI) bersama Polda Riau meresmikan Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan (Green Policing) yang bertempat di LPPM Universitas Riau Pekanbaru, Jumat (18/9/2026), yang menjadi bagian dari penguatan kolaborasi Polri dan perguruan tinggi dalam menjawab persoalan keamanan dan lingkungan.
Peresmian tersebut menambah deretan Pusat Studi Kepolisian yang dikembangkan Polri bersama perguruan tinggi di berbagai daerah.
Hingga 18 September 2026, jejaring tersebut mencakup 79 PTN/PTS, di samping 21 Pusat Studi di lingkungan STIK Lemdiklat Polri.
Dengan demikian, terdapat 100 Pusat Studi Kepolisian yang telah dan sedang dikembangkan, dengan 57 telah diresmikan dan 43 masih dalam proses pembangunan.
Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., mengatakan kolaborasi dengan perguruan tinggi merupakan bagian penting dari transformasi Polri berbasis ilmu pengetahuan.
“Keikutsertaan perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memperluas jejaring kolaborasi akademis di bidang ilmu kepolisian serta memperkuat Tridharma Perguruan Tinggi dan mendukung transformasi Polri.”
Menurut Wakapolri, pusat studi harus menjadi ruang yang mempertemukan pengalaman kepolisian dengan penelitian dan kajian ilmiah.
“Praktik kepolisian perlu didasari dengan uji hipotesis ilmiah melalui kajian dan riset sehingga menghasilkan praktik terbaik, tidak mengandalkan intuisi institusional.”
Riau Bawa Green Policing ke Jejaring Ilmu Kepolisian
Pusat Studi Kepolisian Bidang Lingkungan UNRI menjadi salah satu bentuk konkret pengembangan jejaring tersebut. Kehadirannya sekaligus membawa isu Green Policing ke dalam ruang akademik.
Hal ini relevan dengan berbagai persoalan yang dihadapi Riau, mulai dari karhutla, illegal mining, illegal logging, kerusakan ekosistem, hingga kejahatan lingkungan.
Melalui pusat studi ini, persoalan di lapangan diharapkan dapat dikaji bersama untuk menghasilkan data, penelitian, rekomendasi kebijakan, hingga model penanganan yang dapat diterapkan dalam praktik kepolisian.
Rektor UNRI Prof. Dr. Sri Indarti, S.E., M.Si., mengatakan kekuatan akademik dan pengalaman kepolisian dapat saling melengkapi.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap Universitas Riau dan jajaran kepolisian dapat melahirkan berbagai solusi inovatif yang berbasis riset sekaligus relevan dengan kebutuhan masyarakat.”
Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan mengatakan pusat studi harus mampu mengubah persoalan lapangan menjadi pengetahuan yang berguna bagi kebijakan.
“Pusat Studi yang kita resmikan hari ini diharapkan mampu menghasilkan data sebagai dasar penelitian, melahirkan pengetahuan sebagai pijakan kebijakan, serta menghadirkan kebijakan berbasis bukti yang memperkuat praktik kepolisian dan perlindungan lingkungan.”
Ia menambahkan, siklus tersebut harus berjalan secara berkelanjutan agar perlindungan lingkungan menjadi bagian dari budaya kelembagaan.
Dari Evidence-Based Policing hingga Green Policing
Jejaring Pusat Studi Kepolisian saat ini mencakup berbagai bidang, seperti ilmu kepolisian, pemolisian masyarakat, teknologi kepolisian, siber, terorisme, antikorupsi, keamanan nasional, lalu lintas, kehumasan, forensik, SDM, perlindungan perempuan dan anak, intelijen, lingkungan, hingga kepemudaan.
Wakapolri menegaskan perkembangan tersebut tidak boleh berhenti pada bertambahnya jumlah pusat studi.
“Jangan berhenti pada pembentukan kelembagaan, tetapi hadirkan riset, gagasan, pemikiran-pemikiran kritis, dan rekomendasi yang dapat menjawab permasalahan nyata di lapangan.”
Karena itu, 100 Pusat Studi Kepolisian diarahkan menjadi jejaring pengetahuan yang menghubungkan persoalan lapangan, penelitian, data, kebijakan, dan praktik kepolisian.
DATA PERKEMBANGAN JEJARING PUSAT STUDI KEPOLISIAN
Total: 100 Pusat Studi
A. STIK Lemdiklat Polri — 21 Pusat Studi
16 telah diresmikan dan beroperasi:
1. Teknologi Kepolisian
2. Pemolisian Masyarakat
3. Keamanan Nasional
4. Keadilan Restoratif & Transformasi Konflik
5. Sumber Daya Manusia Polri
6. Ilmu Kepolisian
7. Siber
8. Terorisme
9. Antikorupsi
10. Keamanan & Keselamatan Lalu Lintas
11. Kehumasan Polri
12. Pasifik-Oceania
13. International Policing
14. Forensik Kepolisian
15. Perlindungan Perempuan & Anak
16. Intelijen Keamanan
5 dalam pembangunan:
1. Pelayanan Publik
2. Kontinjensi & Emergency
3. Budaya & Transformasi Kepolisian
4. Lingkungan — Green Policing
5. Kepemudaan — Youth Policing
B. PTN/PTS — 79 Pusat Studi
41 telah diresmikan/beroperasi, tersebar di:
* Aceh — Universitas Syiah Kuala
* Sumatera Utara — Universitas Sumatera Utara
* Riau — Universitas Negeri Riau
* Sumatera Barat — Universitas Negeri Padang, Universitas Andalas
* Kepulauan Riau — Universitas Maritim Raja Ali Haji
* Kepulauan Bangka Belitung — Universitas Bangka Belitung
* Bengkulu — Universitas Bengkulu
* Sumatera Selatan — Universitas Sriwijaya
* Lampung — Universitas Lampung, Universitas Malahayati
* DKI Jakarta/Metro Jaya — 15 perguruan tinggi
* Jawa Barat — 6 perguruan tinggi
* Jawa Tengah — 4 perguruan tinggi
* D.I. Yogyakarta — 2 perguruan tinggi
* Jawa Timur — 3 perguruan tinggi
38 dalam tahap pembangunan, tersebar mulai dari:
* Sumatera Utara, Jambi, Lampung dan Banten
* DKI Jakarta/Metro Jaya
* Jawa Barat dan Jawa Tengah
* D.I. Yogyakarta dan Jawa Timur
* Bali, NTB dan NTT
* Kalimantan Barat, Selatan, Tengah, Timur dan Utara
* Sulawesi Selatan, Barat, Tenggara, Tengah, Gorontalo dan Utara
* Maluku dan Maluku Utara
* Papua Barat dan Papua
Daftar kampus tahap pembangunan: Universitas Sari Mutiara Indonesia, Universitas Negeri Jambi, Universitas Bandar Lampung, Universitas Saburai, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Universitas Mohammad Husni Thamrin, Universitas Esa Unggul, Universitas Padjadjaran, Politeknik Negeri Bandung, Universitas Pertahanan RI, Universitas Islam Sultan Agung, Universitas Dian Nuswantoro, Universitas Sebelas Maret, Universitas Kristen Satya Wacana, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Universitas Bhayangkara Surabaya, Universitas Udayana, Universitas Mataram, Universitas Nusa Cendana, Universitas Tanjungpura, Universitas Lambung Mangkurat, Universitas Palangka Raya, Universitas Mulawarman, Universitas Balikpapan, Universitas Borneo Tarakan, Universitas Hasanuddin, Universitas Muslim Indonesia, Universitas Sulawesi Barat, Universitas Halu Oleo, Universitas Tadulako, Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Gorontalo, Universitas Sam Ratulangi, Universitas Pattimura, Universitas Khairun, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum Manokwari, dan Universitas Cenderawasih.
Dengan berkembangnya jejaring tersebut, Pusat Studi Kepolisian diarahkan bukan sekadar menjadi lembaga kajian, tetapi simpul pengetahuan yang mempertemukan akademisi, peneliti, mahasiswa, kepolisian, pemerintah dan masyarakat.
Dari Evidence-Based Policing hingga Green Policing, jejaring ini diharapkan mampu mengubah persoalan nyata menjadi penelitian, penelitian menjadi pengetahuan, dan pengetahuan menjadi solusi bagi masyarakat.
Berita
Patroli Dialogis, Polsek Lekok Perkokoh Kamtibmas Yang Aman Dan Kondusif
Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas), Polsek Lekok terus mengintensifkan patroli dialogis dengan menyambangi masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu, 01 November 2026, di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Lekok berdialog secara humanis dengan warga, menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Selain memantau situasi wilayah, petugas juga mengimbau masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.
Kapolsek Lekok AKP H. Mawan Budi P. menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan langkah preventif Polri untuk mempererat komunikasi dan membangun sinergi dengan masyarakat. Keamanan dan ketertiban lingkungan, menurutnya, merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian serta partisipasi seluruh elemen masyarakat.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian, menemukan gangguan kamtibmas, atau ingin menyampaikan laporan. Layanan tersebut merupakan sarana komunikasi cepat masyarakat dengan kepolisian.
Melalui patroli dialogis ini, Polsek Lekok berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan demi terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.
Berita
Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Grati Hadir Menyapa Warga
Polresta Pasuruan – Wujudkan kehadiran Polri di tengah masyarakat, Polsek Grati melaksanakan patroli dialogis dengan menyapa warga di sepanjang Jalan Raya Ranuklindungan, Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Grati menyambangi warga dan menjalin komunikasi secara langsung melalui dialog yang santai dan humanis. Selain memantau situasi keamanan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat senantiasa peduli terhadap keamanan lingkungan.
Petugas turut mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta tidak segan menyampaikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya hal-hal yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
Kapolsek Grati AKP H. Prasetyo Budiarto, S.H., M.Hum. menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, terciptanya keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran serta dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi dan sinergi yang baik harus terus dibangun.
Melalui kegiatan patroli humanis ini, Polsek Grati berkomitmen untuk terus hadir memberikan rasa aman, menjalin kedekatan, serta memperkuat kemitraan bersama masyarakat demi terciptanya lingkungan yang nyaman dan kondusif. Polisi Bersama Masyarakat.
Berita
Minggu Kasih Polres Pasuruan Kota, Ajak Umat Kristiani Perkokoh Toleransi Dan Kebhinekaan
Polres Pasuruan Kota – Wujudkan komitmen Polri bersama masyarakat dalam memperkokoh toleransi dan kebhinekaan, Polres Pasuruan Kota menggelar kegiatan Minggu Kasih bersama umat Kristiani di Gereja Antonius Padua, Jalan Balaikota No. 1, Kelurahan Kandang Sapi, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan, Minggu (01/11/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arief Ardiansyah Prasetya, S.I.K., S.H., M.H., Waka Polres Pasuruan Kota Kompol Yokhbet Wally, S.I.K., serta personel Polres Pasuruan Kota yang beragama Nasrani.
Minggu Kasih kali ini mengangkat tema “Bergembiralah Kita Semua Dalam Tuhan Merayakan Semua Orang Kudus.” Rangkaian ibadah dipimpin oleh Rm. Kristianus Jumi Ngampu, SMM dan Rm. Ferdinandus Ngambut, SMM, serta diikuti kurang lebih 300 jemaat yang berlangsung dengan penuh khidmat.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama menjaga kebhinekaan, memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa, serta senantiasa memelihara toleransi antarumat beragama. Menurutnya, keberagaman merupakan kekayaan bangsa yang harus dirawat melalui sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan.

“Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, kami mengajak seluruh umat Kristiani dan masyarakat Kota Pasuruan untuk terus menjaga kebhinekaan, memperkuat persatuan dan kesatuan, serta memelihara toleransi antarumat beragama. Perbedaan bukan menjadi penghalang untuk bersatu, melainkan menjadi kekuatan dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis,” ujar AKBP Arief Ardiansyah Prasetya.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan lingkungan masyarakat dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif, khususnya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan. Ia mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama membangun lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.
Selain itu, Kapolres mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan online, salah satunya perjudian online. Masyarakat diharapkan tidak mudah tergiur dengan tawaran keuntungan instan serta lebih berhati-hati dalam menerima informasi maupun berinteraksi di ruang digital.
“Jangan sampai kita dan keluarga terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun kejahatan online, termasuk judi online. Saya juga mengajak masyarakat agar bijak menggunakan media sosial, tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, serta memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat,” tambahnya.
Melalui program Minggu Kasih, Polres Pasuruan Kota berupaya membangun komunikasi yang terbuka dan humanis dengan masyarakat, termasuk menjalin kedekatan dengan tokoh agama dan seluruh umat beragama. Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta menyerap aspirasi masyarakat.
Kehadiran Kapolres bersama jajaran dan personel Polres Pasuruan Kota menjadi wujud nyata semangat kebersamaan dalam keberagaman. Melalui kegiatan ini, Polri terus menunjukkan komitmennya untuk hadir, melayani, dan menjalin kedekatan dengan seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan, dengan mengedepankan pendekatan yang humanis, penuh kepedulian, dan menjunjung tinggi nilai toleransi.
Rm. Kristianus Jumi Ngampu, SMM, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres Pasuruan Kota beserta jajaran dalam kegiatan tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Pasuruan Kota beserta jajaran atas kehadiran dan kepeduliannya melalui kegiatan Minggu Kasih ini. Semoga kebersamaan ini semakin mempererat hubungan antara Polri dan umat Kristiani serta memperkokoh toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Kota Pasuruan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Minggu Kasih ini, Polres Pasuruan Kota mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, memperkokoh toleransi, dan merawat kebhinekaan sebagai bagian dari persatuan bangsa. Semangat Polisi Bersama Masyarakat diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam menciptakan situasi kamtibmas Kota Pasuruan yang aman, damai, dan kondusif.
-
Berita1 bulan agoPolice Go To School, Satlantas Polres Pasuruan Kota Edukasi Siswa SMKN 1 Pasuruan tentang Keselamatan Berkendara
-
Berita1 bulan agoTanamkan Disiplin Sejak Dini, Satlantas Hadir Beri Edukasi Lalu Lintas di TK Al Hidayah
-
Berita1 bulan agoKepolisian Udara Polri Perkuat Dukungan Kemanusiaan dalam Operasi Damai Cartenz 2026
-
Berita2 bulan agoDitpolairud Polda Jatim Kerahkan 4 Kapal Sisir Perairan Sumenep dan Masalembu Cari Korban KM Virgo Transport 8
-
Berita2 bulan agoHari Jadi ke-78 Polwan RI, Kapolda Jatim: Polwan Harus Profesional dan Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat
-
Berita1 bulan agoSatpolair Polres Pasuruan Kota Tindak Penggunaan Jaring Trawl, Seorang Nelayan Diamankan
-
Berita2 bulan agoSatlantas Polres Pasuruan Kota Gandeng Komunitas Ojol dalam Bakti Kesehatan HUT Lalu Lintas ke-71
-
Berita2 bulan agoJaga Keselamatan Pelayaran, Satpolair Polres Pasuruan Kota Intensifkan Patroli Perairan Dan Edukasi Nelayan
